Jumat, 04 Februari 2011

Cara Membuat Umpan Memancing Untuk Perlombaan Segala medan

Umpan adalah faktor utama yang mendorong kita bisa bersemangat jika mulai disambar sang target. Beberapa teknik mungkin sering muncul diwebsite, tapi belum tentu semuanya mujarab alias tokcer jika di kolam ataupun laut. Dalam hal ini, saya yang telah melanglang buana didalam dunia persilatan...eeeiiiitttsss dunia permancingan ingin sedikit memberikan masukkan terbaik yang pernah saya peroleh dari hasil meditasi dan observasi yang pernah saya lakukan selama ini, dan lumayan menhasilkan banyak juara dalam beberapa pertandingan kelas bebas baik di kolam ataupun dilaut.
Yang perlu anda lakukan adalah pertama melihat medan area yang diperlombakan, seperti halnya di kolam dengan target ikan mas ato lebih sering disebut ikan tombro. Jadi disini yang perlu anda lihat adalah penggunaan senar,rakitan dan juga umpan yang merupakan santapan yang paling digemari ikan tersebut.
  • Untuk memancing kiloan bagi saya sangat mudah. Kenapa saya katakan demikian, ini dikarenakan kita menggunakan umpan apapun pasti langsung disambar tak perlu menunggu waktu yang lama. Karena dikiloan ini bukan mengajari kita teknik memancing tapi, mengajari kita teknik menghabiskan uang karena semakin banyak ikan yang didapatkan semakin banyak pula uang yang kita habiskan untuk membayar perkilonya. Semua tergantung dari saku anda semuanya kalo misal 1kg harganya Rp.23.000 maka kalo 10kg ya kita harus mengeluarkan Rp.230.000 untuk ongkos ganti harga ikannya. Sungguh sangat mudah dan mengajak kita miskin.......
  • Untuk memancing harian ini, kita diwajibkan untuk teliti cara memilih senar, merakit pancing dan juga umpan yang co2k untuk kolan tersebut. Apabila anda berada dikolam ikan tombro yang harian ini biasanya air dikolam tersebut berwarna hijau dan berlumut. Ini sebenarnya susah sekali untuk dipancing dan sedikit membutuhkan perangsangan khusus yang harus dilakukan.
    • Senar : Gunakan senar berukuran 3,0 sampai kebawah dan jangan melebihi ukuran diameter tersebut.
    • Rakitan : Ini terserah anda, tapi biasanya kalo ikan jenis tombro ini menyukai rakitan berbentuk T (cabang dua tanpa timbel timah) dengan timbulan/pelampung dan disesuaikan dengan kedalaman air (jangan terlalu panjang atau pun sampai bergantung pancingnya diatas tanah) jadi haruspas dengan kedalaman air. Kedalaman biasanya sekitar kurang lebih 1m dan gunakan pelampung yang kecil, dikarenakan kepekaan terhadap ikan di utamakan. Karena ikan tombro biasanya memiliki sifat makan dengan berdiam diri atau makan dikeluarkan terus-menerus,,,,dan kebanyakan biasanya pelampung hanya bergerak perlahan-lahan, tapi ada kalanya langsung dibawa lari apabila ikan tersebut merasa kesakitan karena tergores pancing. Sungguh sangat susah tapi ini lebih efektif biasanya.
    • Rakitan cabang dua tapi panjang sebelah dengan timbelnya berada disalah satu cabang yang panjang dan terletak sebelum kail yang diberi penghalang stoper agar tidak mudah bergeser dan letaknya sejajar dengan kail cabang yang pendek. Biasakan memakai timbel yang tanggung. ini biasa di gunakan oleh orang yag suka dengan dasaran.
    • Mata kail, jika anda memancing harian sebaiknya menggunakan mata kail kecil, berukuran 3 samapi dengan  4.Dan untuk perlombaan gunakan mata kail berukuran 6 ataupun 7.
    • Umpan : Ikan tombro identik dengan umpan berbau gurih dan sedikit manis...tapi tidak semua bisa disukai ikan tersebut. Pada dasarnya ikan ini lebih suka aroma jagung, telur, susu, yang berbau buah-buahan. Untuk racikannya, saya akan memberikan cara-cara membuatnya.
      • Menggunakan butiran ( makanan koi yang berwarna merah atau hijau), komposisi : essein lyche (leci), essein jambu, essein strawberry, semua essein tersebut dijadikan dalam satu campuran umpan. Ingat gunakan essein secukupnya sehingga ada keseimbangan dalam setiap bau dan rasanya, dan juga jangan membuat butiran tersebut terlalu basah, karena akan mudah hancur sewaktu dilempar ataupun sudah didalam air.
      • Menggunakan Pelet (bubuk), biasanya ada beberapa macam bentuk umpan yang perlu di perhatikan disini....Yang selalu saya gunakan biasanya adalah : pelet jagung keju dan bolet (ketela rambat yang dikukus dan didiamkan sampai dingin). Takarannya 2buah ketela berukuran sedang dicampur dengan setengah bungkus pelet jagung keju, kemudian di lumatkan menjadi satu, apabila terlalu lembek tambahkan lagi sedikit demi sedikit peletnya sampai bisa digunakan dan tidak mudah mudah terlepas dari kail saat dilemparkan. Apabila ini kurang seberapa diminati cobalah untuk membuat umpan sebagai berikut : pelet majalaya, pelet jagung bakar, pelet merah, ketela yang dikukus terlebh dahulu, dan juga sedikit essein jagung.
      • Menggunakan belut, tetapi bersihkan dulu jeroannya lalu potong-potong panjang kira-kira 3 s/d 5cm sampai habis tapi buang kepalanya dan di campur daun pandan 3 lembar yang ditumbuk halus, apabila perlu tambahkan juga daun sereh, semua adonan tersebut jadikan satu lalu kukus setengah matang, dan jangan terlalu lama.....ntar bisa hancur daging belutnya dan tidak bisa digunakan....setelah matang, keluarkan dan taruh belut diatas kertas untuk diangin-anginkan supaya kering, kemudian potong kecil memanjang seperti cacing disesuaikan kail anda.
      • Menggunakan ACI (tepung kanji). cara pembuatan umpan ini harus benar-benar teliti agar nanti sewaktu matang tidak terlalu keras. Takarannya  adalah : satu sendok makan (sampai menggunung) ditambah 4 atau 5 sendok air putih, dicampur dengan 3 takir tutup essein jagung susu telur(biasanya essein ini ada dalam satu botol) essein king, kalo tidak ada ya terpaksa cari satu-satu essein tersebut dan masing essein penggunaan hanya dibutuhkan satu takir tutupnya aj dari masing2 essein.
Cukup mudahkan semuanya,,,,??? Dan satu lagi tambahan saya, jangan lupa jika diperbolehkan untuk mengebom/ membuat rangsangan ikan..,  gunakan pur makanan ayam (511 pakan ternak) yang dicampur dengan sedikit pelet sebagai perekatnya dan air secukupnya. Cara penggunaannya cukup dilemparkan kedaerah sekitar sasaran yang hendak dijadikan bidikan lemparan. atau bisa direkatkan pada timbel/timah rangkaian pancing.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar